Singgih Hartadji

 
 
 
 
 
 
 
 

Singgih Hartadji


Tirtayatra sebagai pelengkap program pendidikan dan pelatihan Privat penghusada kuantum prana. Foto2 utk sementara berada di Facebook (Padepokan Prana Suci)

Kehidupan yang tak teruji bukan kehidupan yang berharga bagi jatidiri seseorang. Seni penyembuhan sentuhan tangan yg dilakukan dengan penuh cinta, kasih sayang untuk sesama beserta do'a yang tulus, akan memungkinkan penyembuhan terjadi. Mirip dengan kisah ibu yang menggendong anaknya yang sedang sakit. Para peserta yang belajar Kuantum Touch setelah terinisiasi Cakra dengan kuantum prana. ***Nafasku Obatku*** 


Otak tengah lagi ngetrend saat ini sbg obyek pen elitian. Dalam yogha ini berhubungan dengan frekuensi gelombang otak (alpha hingga tetha) yang dikenal bisa mengondisi tubuh manusia menjadi rileks dan nyaman. Dan telah teruji bagi beberapa kasus Klinis Pasutri dan Siswa2 SMA yg telah mengikuti UAN dg hasil sangat memuaskan. Latihan kultivasi dengan inisiasi padanya, latihan ini dapat mencapai tujuan mengganti sel-sel manusia dengan materi energi tinggi dan meningkatkan moral manusia sesuai karakter alam semesta serta kembali ke jati diri yang asli dengan keseimbangan IQ-SQ-EQ sehingga mampu menggerakkan kecerdasan meditatif. Yang sadar dalam keadaan sadar, Meditatif cuma merasakan hal itu. Bahasa Indonesianya 'mengheningkan cipta'. Mengheningkan cipta, mulai!" Ini perlu latihan dan tidak bisa disulap, apalagi dibuka cakranya sesaat, tak mungkin karena melibatkan kelenjar pineal yang menjembatani Raga dan Jiwa dan melingkupi keberadaan tiga prinsip fundamental kehidupan manusia dan alam semesta. Yaitu Zhen-Shan-Ren diterjemahkan menjadi Sejati-Baik-Sabar. Dengan demikian Sang Jatidiri ini mampu terhidarkan dalam kesadaran akan marabahaya dan tipu muslihat. Kurikulum baru ini akan mengisi Privat Kelas Utama Periode bulan ini. Salam****


BAGAIMANA? DIAGNOTIS THERAPIST MELALUI ALUR GETARAN TELAPAK TANGAN.

Selain metoda naluri, PRANA SUCI memberikan tips bagi alumninya dengan cekricek metoda yang tak kalah akurasinya. Yaitu melalui tombol atau saklar cakra 2Utama ke dalam minitur telapak tangan, lengan dan kaki. Hal tersebut dapat dilihat warna cakra utama yang dapat dipetakan ke telapak tangan.

Seperti diketahu bahwa setiap cakra senantiasa berhubungan dengan syaraf, kelenjar dan organ2 tubuh. Seperti cakra-cakra berikut:

MAHKOTA (Psikosomatik, Kelainan Otak, Kelenjar Pineal);  DAHI (Syaraf, Pelupa, Epilepsi, Kelenjar Pineal). AJNA (Hipofise, Endokrin, Enersi Otak, Mata, Hidung, Pankreas); TENGGOROK (Gondok, Stroma, Tiroid, Suara/Vokal, Asma);  JANTUNG (Timus, Paru-paru, TBC, Asma. SOLAR PLEXUS (Pada cekungan/pertemuan Dua Rusuk. Diafragma, Pankreas, Lever, Lambung, Racun Darah, Emosi, Stres, Jantung).; MENG-MEIN (Tepat dibelakang Pusar untuk Ginjal, Adrenalin, Tekanan darah, Vitalitas, Punggung; LIMPA (sebagai Sensor Cakra-cakra mayor, Netralkan bagi penderita Hipertensi) ; PUSAR (Usus, Pencernaan, Vitalitas (+MengMein); SEX (Birahi, Libido, Ejakulasi Dini)  DASAR (Tulang, Alergi, Gangguan Darah (+SolarPlexus)

Dengan mengetahui hubungan cakra dengan penyakit tubuh maka dapat diketahui teknis diagnotis terapisnya, termasuk kepekaan melalui intuisi/ naluri individu. Dengan demikian wujud kesabaran ketulusan dan keikhlasan terhadap pasien akan membawa keberuntungan karena ridha Illahi yang berbentuk kesembuhan. Dengan demikian praktisi Prana Suci tiada henti berinovasi untuk hasil yang lebih baik dengan mentaati kebenaran atas ridha Tuhan Yang Maha Penyembuh. Demikian pula disamping metoda meditasi dalam pembersihan cakra2 utama, juga mampu dibersihkan melalui ritual berwudlu seperti yang dilakukan umat muslim sebelum sholat, tentunya dengan teknik tersendiri agar setiap gerakan ritual mampu dirasakan getarannya ke seluruh tubuh.  Hal ini ternyata dalam pembelajarannya mampu meningkatkan akidah individu sesuai agama dan kepercayaannya. Ilustrasi pergerakan enerji antar cakra dapat dilihat jejaring sosial (faceBook) di Group PRANA SUCI INDONESIA ataupun di Padepokan Prana Suci.

Ditunggu imbal balik melalui diskusi  via email maupun jejaring sosial guna meningkatkan pengetahuan bersama praktisi prana. Inovasi kami tiada henti dan memang beda. WassWrWb.

================

SATU SETENGAH TAHUN PRANA SUCI mandiri !!!!!
Alhamdulillah, setahun bermakna dalam penyapihannya, tetap tegar hati dalam pendirian, tetap tajam dalam memandang dan tetap mencekeram kuat dalam berhinggap. “PranaSuci” bukan saatnya memBeo lagi, bagaikanlah Rajawali yang cerdas dalam mengepakkan sayap, badai harus dihadapi, badai bukan dihindari tetapi badai harus dilalui, bila ingin terbang tinggi ****.

 

 
 
 

 
 
 
 
 
 
 
massinggih.com

.